Pernah nggak, pas lagi mau parkir atau putar balik di gang sempit, tiba-tiba setir mobil terasa berat banget kayak lagi angkat beban? Rasanya pasti bikin tangan pegal dan bikin panik. Masalah ini sering kali terjadi karena kita kurang memperhatikan kesehatan sistem power steering mobil, baik yang jenisnya hidrolik (HPS) maupun elektronik (EPS). Kalau dibiarkan terus-menerus, komponen di dalamnya bisa jebol dan bikin biaya perbaikan melambung tinggi. Makanya, kenali beberapa tips sederhana buat merawat power steering biar mobil kesayanganmu tetap nyaman dikemudikan.
Buat kamu yang pakai mobil dengan sistem Power Steering hidrolik, hal paling wajib yang harus rutin dicek adalah volume dan kondisi oli power steering. Jangan sampai cairan ini habis atau warnanya sudah berubah jadi kecokelatan dan keruh. Sebaiknya lakukan penggantian fluida secara berkala setiap 40.000 kilometer sekali. Selain itu, hindari kebiasaan buruk menahan posisi ban berbelok patah (penuh) terlalu lama saat mobil sedang berhenti atau parkir, karena hal tersebut memberikan tekanan ekstrem pada selang dan pompa hidrolik.
Sementara buat pengguna sistem EPS (Electronic Power Steering) yang sudah banyak dipakai di mobil-mobil modern saat ini, perhatikan sektor kelistrikannya. Jangan sering menerjang genangan air banjir yang terlalu tinggi karena modul sensor EPS letaknya cukup rentan terkena cipratan air. Pastikan juga kondisi aki mobil selalu prima, karena tenaga kelistrikan yang melemah bisa bikin sensor setir elektrik error dan tiba-tiba menjadi berat.
Di Pesona Trans, seluruh unit armada mulai dari mobil harian hingga unit premium selalu melewati pengecekan sistem kemudi secara berkala oleh teknisi ahli kami. Jadi, saat kamu sewa mobil di pesonatransport.com, dijamin setirnya enteng, responsif, dan bebas drama di jalan!